Tema Islam Itu Indah kali ini adalah nggak
apa mengalah. Kisah Inspiratif yang dibawakan oleh si Hafidz Qur’an 30 Juz
Ustadz Syam mengenai seorang suami yang berbohong kepada istrinya bahwa dialah
yang mandul agar istrinya tidak merasa sakit terpukul menerima kenyataan bahwa
dialah yang mandul. Karena perempuan merasa sempurna ketika bisa melahirkan dengan memberikan keturunan.
Di kota Jeddah hiduplah sepasang suami
istri yang bahagia, tahun demi tahun berlalu sampailah di usia pernikahan
mereka yang kelima. Kehidupan mereka pun mulai terusik ketika sering terlontar
pertanyaan-pertanyaan mengenai kehidupan keluarga mereka yang hingga saat itu
belum juga dikarunia anak. Sedangkan lingkungan mereka seakan lengkap dengan
hadirnya malaikat-malaikat kecil di rumahnya. Setelah berbagai pertimbangan
akhirnya mereka memutuskan untuk memperiksakan diri ke dokter di salah satu
Rumah Sakit kota Jeddah.
Mereka pun akhirnya periksa dan beberapa
lama akhirnya mengetahui hasil dari pemeriksaannya.
Dokter : “ Ini hasil dari pemeriksaan tadi
Pak.” Ucap dokter kepada suami pasangan tadi
Suami
: “Hasilnya bagaimana dok?” Tanya si suami
Dokter : “Hasilnya adalah yang mandul istri
bapak, bapak sehat.”
Suami
: “Inna lillahi wa inna ilahi roji’un….”ucapnya kaget sambil menitikkan
air mata penuh kesedihan akan hasil Lab.“Dok, tolong nanti bilang kalau
sayalah yang mandul, bukan istri saya."Ucapnya kembali sambil memohon
Dokter : “Tidak,Saya harus mengatakan yang
sebenarnya.” Tolak dokter tersebut
Suami
: “Dok, saya mohon dok…” Bujuk si suami tersebut
Dokter : “Tidak…..Saya harus jujur dan
mengatakan yang sebenarnya.” Tolak dokter itu lagi
Suami
: “Dok, Saya mohon dok…Saya tidak ingin Istri saya merasa terpukul dan menjadi sakit karena hal ini dok….katakanlah nanti kalau saya yang mandul dok… Saya
tidak ingin melihat istri saya bersedih menerima kenyataan ini.” Ucapnya lagi
dengan nada memelas
Dokter
: “Baiklah…”
Kemudian sepasang suami istri ini pun
dipanggil oleh asisten dokter ke ruangan dokter tadi dan dokter memberikan
hasil lab dari pemeriksaan. Dan sesuai dengan permintaan suami tersebut si
dokter pun mengatakan bahwa suaminya lah yang mandul dan si istri yang sehat.
Mereka berdua pun akhirnya pulang dengan perasaan sedikit sedih terutama sang
istri yang merasa tidak akan pernah memiliki keturunan dikarenakan suaminya yang
mandul.
Tahun demi tahun kembali berjalan dan sang
istri pun sudah tidak mulai sabar karena 4 tahun setelah pemeriksaan di rumah
sakit itu tidak ada pun perubahan. 9 tahun sudah usia pernikahan mereka. Hingga
suatu hari istrinya pun sudah merasa tidak sabar lagi dan ingin berpisah karena
dia berharap untuk mempunyai anak.
Istri :”Suamiku, aku sudah tidak sabar
lagi. Aku ingin mempunyai seorang anak laki-laki dalam rumah kita.” Ucap sang
istri merasa kesal
Suami :”Istriku,bersabarlah lagi…Insya
Allah kita akan mempunyai seorang anak.” Jawab suaminya penuh iba
Istri :”Aku sudah sangat bersabar suamiku….bagaimana
aku akan bisa memiliki seorang anak laki-laki,sedangkan engkau sendiri mandul.
Aku ingin menggendong bayi laki-laki.” Ujar sang istri
Suami :”Istriku, aku mohon bersabarlah 1
tahun lagi.”
Akhirnya sang istri pun mau menurut. Dan
tidak berapa lama kemudian sang istri sakit karena penyakit ginjal dan harus
segera dioperasi. Sang istri pun dibawa ke Rumah Sakit unutk segera dioperasi.
Ketika akan dioperasi sang suami berkata kepada istrinya.
Suami :”Istriku, maafkan aku karena besok
aku tidak bisa menemanimu operasi ginjal karena aku ada pekerjaan ke luar kota.”
Istri
:”Suami macam apa kamu….sudah tidak bisa memberi keturunan…sekarang kamu
mau pergi hanya untuk urusan pekerjaan sedangkan istrinya sedang sakit! Ya
sudah…sana pergilah kamu!” jawab sang istri dengan marah
Sang istri tidak mengetahui bahwa suaminya
lah yang mendonorkan ginjalnya untuk dia sehingga harus berbohong akan pergi
karena urusan pekerjaan agar sang istri tidak mengetahui kalau dialah pendonor
ginjal tersebut. Operasi pun berjalan lancar dan karena operasi ginjal tersebut
sang istri pun akhirnya bisa hamil dan melahirkan bayi laki-laki.
Tahun demi tahun pun berlalu dengan
kebahagiaan karena telah hadirnya anak laki-laki yang mereka nanti selama 10
tahun. Ketika sang istri sedang membersihkan rumah tiba-tiba ada sebuah surat
hasil pemeriksaan dari rumah sakit yang dulu mereka memeriksakan diri.
Dibukalah isi surat tersebut dan setelah mengetahui isi surat hasil lab
pemeriksaan yang sebenarnya langsung pecah air mata sang istri karena selama
ini dialah yang sebenarnya mandul, yang tidak bisa memberikan seorang anak dan
baru mengetahui keadaan yang sebenarnya saat itu. Selama ini suaminya begitu
bersabar dengan dia dan ikhlas menerima kekurangan dia.
(T_T) ikutan nangis juga saking terharunya….padahal ustadz Syam yang bawain, apalagi kalau ustadzah Oki Setiana Dewi….banjir mungkin.
“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan
Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah
dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.” (Q.S At Thur:48)
(T_T) ikutan nangis juga saking terharunya….padahal ustadz Syam yang bawain, apalagi kalau ustadzah Oki Setiana Dewi….banjir mungkin.
Referensi :
Islam Itu Indah oleh Ustadz Syam