Jumat, 15 April 2016

Buah dari Sabar adalah kebahagiaan

Print Friendly and PDF
Tema Islam Itu Indah kali ini adalah nggak apa mengalah. Kisah Inspiratif yang dibawakan oleh si Hafidz Qur’an 30 Juz Ustadz Syam mengenai seorang suami yang berbohong kepada istrinya bahwa dialah yang mandul agar istrinya tidak merasa sakit terpukul menerima kenyataan bahwa dialah yang mandul. Karena perempuan merasa sempurna ketika bisa melahirkan dengan memberikan keturunan.

Di kota Jeddah hiduplah sepasang suami istri yang bahagia, tahun demi tahun berlalu sampailah di usia pernikahan mereka yang kelima. Kehidupan mereka pun mulai terusik ketika sering terlontar pertanyaan-pertanyaan mengenai kehidupan keluarga mereka yang hingga saat itu belum juga dikarunia anak. Sedangkan lingkungan mereka seakan lengkap dengan hadirnya malaikat-malaikat kecil di rumahnya. Setelah berbagai pertimbangan akhirnya mereka memutuskan untuk memperiksakan diri ke dokter di salah satu Rumah Sakit kota Jeddah.
Mereka pun akhirnya periksa dan beberapa lama akhirnya mengetahui hasil dari pemeriksaannya.
Dokter : “ Ini hasil dari pemeriksaan tadi Pak.” Ucap dokter kepada suami pasangan               tadi
Suami   : “Hasilnya bagaimana dok?” Tanya si suami
Dokter : “Hasilnya adalah yang mandul istri bapak, bapak sehat.”
Suami   : “Inna lillahi wa inna ilahi roji’un….”ucapnya kaget sambil menitikkan air mata penuh kesedihan akan hasil Lab.“Dok, tolong nanti bilang kalau sayalah yang mandul, bukan istri saya."Ucapnya kembali sambil memohon
Dokter : “Tidak,Saya harus mengatakan yang sebenarnya.” Tolak dokter tersebut
Suami   : “Dok, saya mohon dok…” Bujuk si suami tersebut
Dokter : “Tidak…..Saya harus jujur dan mengatakan yang sebenarnya.” Tolak dokter itu lagi
Suami   : “Dok, Saya mohon dok…Saya tidak ingin Istri saya merasa terpukul dan menjadi sakit karena hal ini dok….katakanlah nanti kalau saya yang mandul dok…       Saya tidak ingin melihat istri saya bersedih menerima kenyataan ini.” Ucapnya lagi dengan nada memelas
Dokter  : “Baiklah…”

Kemudian sepasang suami istri ini pun dipanggil oleh asisten dokter ke ruangan dokter tadi dan dokter memberikan hasil lab dari pemeriksaan. Dan sesuai dengan permintaan suami tersebut si dokter pun mengatakan bahwa suaminya lah yang mandul dan si istri yang sehat. Mereka berdua pun akhirnya pulang dengan perasaan sedikit sedih terutama sang istri yang merasa tidak akan pernah memiliki keturunan dikarenakan suaminya yang mandul.
Tahun demi tahun kembali berjalan dan sang istri pun sudah tidak mulai sabar karena 4 tahun setelah pemeriksaan di rumah sakit itu tidak ada pun perubahan. 9 tahun sudah usia pernikahan mereka. Hingga suatu hari istrinya pun sudah merasa tidak sabar lagi dan ingin berpisah karena dia berharap untuk mempunyai anak.
Istri :”Suamiku, aku sudah tidak sabar lagi. Aku ingin mempunyai seorang anak laki-laki dalam rumah kita.” Ucap sang istri merasa kesal
Suami :”Istriku,bersabarlah lagi…Insya Allah kita akan mempunyai seorang anak.” Jawab suaminya penuh iba
Istri :”Aku sudah sangat bersabar suamiku….bagaimana aku akan bisa memiliki seorang anak laki-laki,sedangkan engkau sendiri mandul. Aku ingin menggendong bayi laki-laki.” Ujar sang istri
Suami :”Istriku, aku mohon bersabarlah 1 tahun lagi.”
Akhirnya sang istri pun mau menurut. Dan tidak berapa lama kemudian sang istri sakit karena penyakit ginjal dan harus segera dioperasi. Sang istri pun dibawa ke Rumah Sakit unutk segera dioperasi. Ketika akan dioperasi sang suami berkata kepada istrinya.
Suami :”Istriku, maafkan aku karena besok aku tidak bisa menemanimu operasi ginjal karena aku ada pekerjaan ke luar kota.”
Istri   :”Suami macam apa kamu….sudah tidak bisa memberi keturunan…sekarang kamu mau pergi hanya untuk urusan pekerjaan sedangkan istrinya sedang sakit! Ya sudah…sana pergilah kamu!” jawab sang istri dengan marah
Sang istri tidak mengetahui bahwa suaminya lah yang mendonorkan ginjalnya untuk dia sehingga harus berbohong akan pergi karena urusan pekerjaan agar sang istri tidak mengetahui kalau dialah pendonor ginjal tersebut. Operasi pun berjalan lancar dan karena operasi ginjal tersebut sang istri pun akhirnya bisa hamil dan melahirkan bayi laki-laki.
Tahun demi tahun pun berlalu dengan kebahagiaan karena telah hadirnya anak laki-laki yang mereka nanti selama 10 tahun. Ketika sang istri sedang membersihkan rumah tiba-tiba ada sebuah surat hasil pemeriksaan dari rumah sakit yang dulu mereka memeriksakan diri. Dibukalah isi surat tersebut dan setelah mengetahui isi surat hasil lab pemeriksaan yang sebenarnya langsung pecah air mata sang istri karena selama ini dialah yang sebenarnya mandul, yang tidak bisa memberikan seorang anak dan baru mengetahui keadaan yang sebenarnya saat itu. Selama ini suaminya begitu bersabar dengan dia dan ikhlas menerima kekurangan dia.
“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.” (Q.S At Thur:48)

(T_T) ikutan nangis juga saking terharunya….padahal ustadz Syam yang bawain, apalagi kalau ustadzah Oki Setiana Dewi….banjir mungkin.

Referensi :

Islam Itu Indah oleh Ustadz Syam
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Tidak ada komentar: