Jumat, 08 April 2016

Bara'ah si Gadis Kecil yang Ikhlas

Print Friendly and PDF

Kali ini tema dalam Islam Itu Indah adalah ikhlas dan menarik sekali kisah inspirasi yang dibawakan oleh Ustadz Syam yaitu tentang seorang gadis kecil yang bisa bersikap ikhlas ketika ibuunya sakit keras dan akhirnya menjadi yatim piatu bahkan dirinya mengidap penyakit kanker juga hingga pada akhirnya meninggal dunia.
Bara’ah adalah gadis kecil asal Mesir yang berusia 10 tahun. Orang tuanya dokter dan pindah ke Arab untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Keluarganya sederhana dan berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya, hingga suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan, diketahuilah ibu Bara’ah menderita kanker dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis. Ibu Bara’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya.
Dan inilah ucapan ibu Bara’ah kepadanya.
“Bara’ah aku akan pergi ke surga, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya setiap hari karena ia akan menjadi pelindungmu kelak.”
Gadis kecil itu tidak terlalu mengerti apa yang ibunya katakan, tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadsi kecil itu menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca Al-Qur’an untuk ibunya sampai malam ayahnya datang membawanya pulang.

Suatu hari pihak rumah sakit menelpon ayah Bara’ah untuk memberi tahu bahwa istrinya itu sedang sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya, sehingga ayah Bara’ah menjemput Bara’ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit. Kemudian mereka tiba di depan rumah sakit, ayahnya memintanya untuk tinggal di mobil sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia. Ayahnya keluar dari mobilnya dengan penuh air mata dimatanya. Ia menyebrang jalan untuk masuk rumah sakit tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah Bara’ah  dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu. Tak terbayangkan tangis gadis kecil pada saat itu.
Tragedi Bara’ah belum selesai sampai disini. Berita kematian ayahnya yang disembunyikan dari ibu Bara’ah yang masih di opname di rumah sakit, namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya akhirnya ibu Bara’ah meninggal juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orang tuanya. Dengan bantuan teman-teman ayahnya untuk mencarikan keluarga di Mesir sehingga keluarganya bisa merawatnya. Tak berapa lama tinggal di Mesir Bara’ah mulai mengalami nyeri seperti yang pernah dialami ibunya dan oleh keluarganya ia lalu diperiksakan. Setelah beberapa kali tes didapati Bara’ah juga mengidap kanker. Tapi sungguh mengejutkan kala ia diberitahu kalau ia menderita kanker. Inilah perkataan Bara’ah kala ia diberitahu kalau ia menderta kanker. Inilah perkataan Bara’ah kala itu, “ Alhamdulillah…..Saya akan bertemu dengan kedua orang tua saya.”
Semua teman-teman dan keluarga terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah unutknya, Subhanallah…..
Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya dan ia tetap bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya. Tapi beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya sekarang kankernya menyebar ke otak, lalu dokter memutuskan untuk melakukan operasi otak. Tidak berlangsung lama di usianya yang 11 tahun Bara’ah meninggal dunia dengan penuh rasa keikhlasan dalam hatinya akan ketetapan Allah.
Subhanallah….
( T_T )

Reference:
Islam Itu Indah oleh Ust. Syam
https://youtube.com/watch?v=YVR2830rZH8
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Tidak ada komentar: