Untuk apa air mata ini mengalir
Dari ujung kedua ekor mataku
Untuk apa aku bersedih hati
Dalam menerima ketetapan dariNya
Semua itu bagaikan salju
Yang perlahan akan meleleh
Terkena lembutnya mentari
Tak ada sedikit pun benci yang ada
Semua hanyalah kebaikan untukku
Akulah terlalu rapuh
Terlalu lunak hati yang ku miliki
Hingga mudah hancur karena tersentuh
Akan keshalihanmu itu
Yang terus aku tepis dan menepi semua rasa
Namun aku terlalu lemah
Karena kau hadir di kala gelap
Dan terus menjelma Sirius di langit sana
Paparkan cahaya untukku dari kejauhan
Yang aku tak mampu untuk menatap
Semua yang kau berikan
Seakan bekal untukku
Karna kau tau akan meninggalkanku
Dan aku tak pernah menyadarinya
Kini kau benar-benar meninggalkanku
Dengan kenangan yang kau tanamkan dalam hatiku
Menjadi kenangan yang entah hingga kapan
Aku mampu mengenang semua