Senin, 25 Mei 2015

Istikharah Itu Penting!!!

Print Friendly and PDF
Allah mempunyai rencana lain ketika kita dihadirkan seseorang yang akan mengisi kehidupan kita dan kemudian dipisahkan seketika tanpa keinginan kita. Ketika Allah menghadirkan dia yang tanpa kita minta dan harap, datang begitu saja karena-Nya dan berjalan seperti air jernih yang mengalir. Mewarnai dunia kita, yang dari hampa akan sepi menjadi ramai penuh keceriaan. Hingga kita sempat terlena karena semua itu dan lupa kalau itu semua hanyalah sebuah titipan Allah semata . Disaat keterlenaan kita, Allah berusaha menjauhkan kita bahkan memisahkan hingga tiada yang tahu berapa lama, mungkin selamanya berpisah dengan dia. Ketika kita sedang dijauhkan yang terindah dalam kenangan adalah sebuah nasehat. Nasehat yang sempat teracuhkan namun kita baru sadar kalau itulah sebenarnya yang Allah tanamkan pada kita. Agar kita mampu bersabar, ikhlas terhadap ketetapan-Nya. Dan membuat kita menjadi pribadi yang dewasa, tegar dan lebih baik dari sebelumnya. Kita tidak akan pernah sadar seberapa penting dia untuk kita, tersadar ketika dia sudah dijarakkan lagi oleh Allah. Dan hanyalah keikhlasan yang akan menghapus semuanya. Mungkin dia belum yang terbaik untuk kita karena sebaik-baiknya pilihan adalah pilihan dari-Nya.

Ada sebuah kisah dari seorang  sahabatku dimana dia selalu melakukan istikharah dalam menentukan pilihan baik jodoh maupun pekerjaan.
Sebut saja fulan. Ketika itu tiba-tiba salah seorang temannya mengajak dia untuk berta’aruf. Sungguh niatan baik darinya, namun yanti tidak langsung mengiyakan maupun menolaknya. Dia teringat akan nasehat sahabatnya,”memantapkan hati itu penting maka berisitikharalah”. Seketika itu juga dia melakukan istikharah selama beberapa hari agar diberi petunjuk oleh Allah SWT. Ketika merasa sudah mantap akan pilihannya, semakin diperkencang lagi istikharahnya agar yang di dapat adalah memang petunjuk-Nya bukan bisikan syaithan yang sesat. Dan memang yakin akan keputusannya tersebut maka tak lama dia langsung memberi keputusan terhadap ikhwan tersebut. Tidak baik juga terlalu lama yang nantinya dikira memberi harapan terhadap orang yang memang menaruh harap kepadanya. Dengan membaca Basmallah…dia menolak ikhwan itu secara sopan. Meski sang ikhwan agak sedikit kecewa dan berusaha untuk memberinya waktu agar lebih mempertimbangkan lagi keputusan itu. Tapi yanti tetap pada keputusannya itu.
Sudah lama juga yanti tidak berkomunkasi dengan teman-temannya. Ketika bbman dg salah seorang temannya, dia sempat menanyakan perihal ikhwan tersebut. Istighfar seketika itu juga ketika tahu bahwa ikhwan tersebut tengah menjalin hubungan dengan temannya juga. Dalam hatinya bergumam…”Apakah karena ini maka ketidakyakinan itu muncul.” Untuk mencari kebenarannya lagi, dia pun berkomunikasi dengan temannya lagi karena takutnya akan menjadi fitnah kalau hanya mendengar dari satu pihak saja. Dan belum pasti akan kebenarannya. Setelah ngobrol banyak dengan temannya dan menceritakan semuanya untuk memastikan kebenarannya itu. Ternyata Allah memang maha Adil. Semuanya itu benar, Astaghfirullahal’adzim….bagaimana mungkin seorang ikhwan bisa mengajak akhwat berta’aruf sedangkan dia sendiri tengah menjalin hubungan dengan yang lain dan hubungan mereka baik-baik saja….
Alhamdulillah Allah memang memberikan yang terbaik,karena Allah Maha Mengetahui dari apa yang tidak kita ketahui dan Allah Maha Adil. Benar juga apa nasehat sahabatnya itu,istikharah itu penting.


Ketika kita melibatkan Allah dalam suatu perkara,maka Insya Allah jawaban terbaik yang diberikan-Nya. Dalam islam sendiri untuk menentukan suatu pilihan difasilitasi dengan Istikharah. Memantapkan hati itu penting makanya kita harus berisitkharah.
Shalat Istikharah adalah Shalat Sunnat dua rakaat untuk memohon petunjuk kepada Allah, dalam hal menentukan pilihan dari dua perkara yang belum diketahui baik dan buruknya. Dalam sebuah Hadist dikatakan, Jabir bin Abdullah ra berkata : “ Rosulullah SAW mengajarkan kepada kami beristikharah pada segala macam urusan kami, seperti beliau mengajarkan kepada kami surat Al-Qur’an.”
Dan didalam Hadist yang lain Rosulullah SAW bersabda : “ Apabila seseorang diantara kamu berkeinginan melakukan sesuatu, hendaklah ia ruku’ dengan dua ruku’ (shalat dua rakaat) yang selain fardhu. Sesudah Shalat, kemudian membaca do’a.
“(kedua Hadist tersebut diatas terdapat dan dikutip dari buku Rahasia Shalat Sunnat oleh : Abdul Manan bin H. Muhammad Sobari, halaman 58 – 59)
Ket : Yang dimaksud dalam Hadist ini dengan Ruku’ dengan dua Ruku’ ialah Shalat Istikharah dua raka’at.
Allah Ta’ala berfirman,
وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Berikut do’a istikharah :
 “Ya Allah, Tuhanku, sesungguhnya aku mohon petunjuk kepada-Mu tentang mana yang baik buatku menurut ilmu-Mu. dan aku mohon diberi kekuatan dengan kekuatan-Mu dan dengan keagungan-Mu yang besar. Karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Kuasa, aku tidak berkuasa. Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan aku tidak mengetahui serta Engkaulah Yang Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau tahu bahwa perkara ini baik bagiku dan agamaku dan dalam kehidupanku dan pada akibat tindakanku, maka tetapkanlah untukku kemudian berkahilah aku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa pekerjaan ini buruk bagiku dalam agamaku dan kehidupanku dan akibat tindakanku, maka palingkanlah yang jahat itu dari aku dan palingkanlah aku darinya. Dan tentukanlah bagiku kebajikan sekiranya ada. Kemudian ridhoilah aku dalam kebajikan itu. “ ( HR Bukhari ).

Masya Allah…indah benar bukan do’a tersebut. Memohon dengan mengagungkan-Nya dan dengan merendah karena kita memanglah lemah. Semoga senantiasa kita diberikan yang terbaik dari yang terbaik oleh Allah SWT karena hanya Allah yang Maha Mengetahui dan tahu apa yang dibutuhkan kita.

^ _ *
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Tidak ada komentar: