Aku teramat sulit mengucapkan cinta
Hanya mampu mengiasan saja
Karna aku tak mampu membayangkan parasmu
Yang menawan dalam hati
Menatapmu saja aku tak berani
Bahkan bertutur kata juga pun tak berani
Karna kau begitu suci bagiku
Bagi mereka mudah berucap
Mengagungkan mendewakan cinta
Tak seperti aku
Yang hanya mampu bicara pada sepi
Kala senja menghilang disambut malam
Saat itu pula aku bercengkrama
Menceritakan apa yang aku rasa
Dan aku hanya mampu mengatakan terhadapNYA
Disaat rindu datang menyerangku
Menawan kalbuku yang rapuh
Hanya padaNYA aku berkeluh kesah
Meski kamu tak pernah tahu
Sedalam apa
Seperti apa
Yang pernah kini aku rasakan
Dan akupun tak ingin kau tahu
Orang lain mengetahui
Tak peduli akan mereka
Cinta yang tak lazim bagiku
Karena aku terlalu mengagumimu
Hingga diam yang kulakukan
Cukuplah DIA yang tahu akan kalbuku
Karena DIA memang Maha Tahu
Atas izinNYA aku mengenalmu
Dan karenaNYA pula kau akan meninggalkanku
Atau akan menyatukan agar dapat menjadi KITA
Terkadang ada sedih dalam hampaku
Setiap kali aku bermain dengan sunyi
Jarak yang terbentang membatasiku
Tapi inilah jalanNYA
Dimana aku harus menjaga kalbuku
Untuk menjaga sucinya hatimu
Bukankah sesuatu yang berharga itu
Amat terjaga
Begitu juga denganmu
Hanyalah kediaman aku mencintaimu
Karena cinta sejati berawal dari kediaman
Hanya mampu mengiasan saja
Karna aku tak mampu membayangkan parasmu
Yang menawan dalam hati
Menatapmu saja aku tak berani
Bahkan bertutur kata juga pun tak berani
Karna kau begitu suci bagiku
Bagi mereka mudah berucap
Mengagungkan mendewakan cinta
Tak seperti aku
Yang hanya mampu bicara pada sepi
Kala senja menghilang disambut malam
Saat itu pula aku bercengkrama
Menceritakan apa yang aku rasa
Dan aku hanya mampu mengatakan terhadapNYA
Disaat rindu datang menyerangku
Menawan kalbuku yang rapuh
Hanya padaNYA aku berkeluh kesah
Meski kamu tak pernah tahu
Sedalam apa
Seperti apa
Yang pernah kini aku rasakan
Dan akupun tak ingin kau tahu
Orang lain mengetahui
Tak peduli akan mereka
Cinta yang tak lazim bagiku
Karena aku terlalu mengagumimu
Hingga diam yang kulakukan
Cukuplah DIA yang tahu akan kalbuku
Karena DIA memang Maha Tahu
Atas izinNYA aku mengenalmu
Dan karenaNYA pula kau akan meninggalkanku
Atau akan menyatukan agar dapat menjadi KITA
Terkadang ada sedih dalam hampaku
Setiap kali aku bermain dengan sunyi
Jarak yang terbentang membatasiku
Tapi inilah jalanNYA
Dimana aku harus menjaga kalbuku
Untuk menjaga sucinya hatimu
Bukankah sesuatu yang berharga itu
Amat terjaga
Begitu juga denganmu
Hanyalah kediaman aku mencintaimu
Karena cinta sejati berawal dari kediaman