Kamis, 18 September 2014

Purnama

Print Friendly and PDF

hai purnama,
kau seakan semakin indah kian malam yang kelam tak tergantikan
sadarikah kau wahai purnama...
berapa kian yang menanti
berapa masa yang tlah dinanti
menunggu hadirnya kau
purnama
sekian juta bintang seakan belum mampu
gantikan kau yang tak slalu ada
cahaya lembutmu tentramkan hati
membasahi emosi kehampaan
bagai embun sejuk kala pagi
sambut mentari
cahayamu hangatkan jiwa
kala sunyi menikam rusuk dengan dingin
purnama
berapa masa lagi aku harus menanti

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Tidak ada komentar: